Anies Baswedan Percepat Izin Gedung Jadi 57 Hari

Anies Baswedan Percepat Izin Gedung jadi 57 Hari

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mempercepat perizinan gedung menjadi 57 hari dari semula 360 hari atau nyaris satu tahun. Hal ini dilakukan sesuai dengan ditetapkannya Peraturan Gubernur Nomor 118 Tahun 2020 tentang Izin Pemanfaatan Ruang.

Hal tersebut sebagai salah satu sektor yang memiliki multiplier effect terhadap pemulihan perekonomian akibat pandemi COVID-19.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati menyatakan izin bangunan umum gedung di Jakarta pengurusannya akan makin cepat menjadi hanya 57 hari, dari awalnya 360 hari. Selanjutnya, izin untuk bangunan rumah tinggal akan lebih cepat lagi perizinannya, yakni 14 hari kerja.

Data Pemprov DKI Jakarta mencatat industri konstruksi dan real estat memberi sumbangan 17,61 persen kepada ekonomi ibu kota pada 2019. Sumbangan juga diberikan dalam bentuk investasi dalam negeri mencapai Rp14,8 triliun atau 23,9 persen dari total investasi yang ada di DKI Jakarta.

Lalu, turut memberikan sumbangan investasi asing senilai Rp17,5 triliun atau 28,3 persen dari total investasi. Industri ini juga menyerap 425 ribu tenaga kerja pada 2018.

Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute (JPI), Wendy Haryanto, mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta untuk berkolaborasi dengan pakar dalam pergub ini. “Percepatan dan penyederhanaan perizinan adalah bentuk stimulus nonfinansial yang tepat untuk industri properti agar tidak saja bisa bertahan namun juga berkembang di kala pandemi ini,” kata Wendy.