izin bangunan jakarta
PT. CATUR BANGUN PUTRA .....Kami siap membantu pengurusan perizinan bangunan Anda di DKI Jakarta ... !
Search
Search:
Information
1 user sedang online
Anda pengunjung ke-111,873

7. REKOMENDASI KKOP

1

PENGERTIAN DAN LANDASAN HUKUM KKOP


KKOP atau Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan adalah wilayah daratan dan/atau perairan dan ruang udara di sekitar bandar udara yang dipergunakan untuk kegiatan operasi penerbangan dalam rangka menjamin keselamatan penerbangan.



Dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM 48 Tahun 2002 Tentang Penyelenggaraan Bandar Udara Umum BAB V Tentang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) disebutkan bahwa :

Pasal 10

1. Untuk menjamin keselamatan operasi penerbangan di bandar udara dan sekitarnya diperlukan kawasan keselamatan operasi penerbangan untuk mengendalikan ketinggian benda tumbuh dan pendirian bangunan di bandar udara dan sekitarnya.

2. Kawasan keselamatan operasi penerbangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditentukan batas-batasnya dengan koordinat yang mengacu pada bidang referensi World Geodetic System 1984 (WGS-84) dan batas-batas ketinggian di atas permukaan laut rata-rata (Mean Sea Level) dalam satuan meter.

3. Kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara meliputi :
    a. Kawasan pendekatan dan lepas landas;
    b. Kawasan kemungkinan bahaya kecelakaan;
    c. Kawasan di bawah permukaan horizontal dalam;
    d. Kawasan di bawah permukaan horizontal luar;
    e. Kawasan di bawah permukaan kerucut;
    f. Kawasan di bawah permukaan transisi;
    g. Kawasan di sekitar penempatan alat bantu navigasi penerbangan.

Pasal 11

1. Kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara di tentukan berdasarkan rencana induk bandar udara.

2. Kawasan keselamatan operasi penerbangan bagi bandar udara yang belum mempunyai rencana induk bandar udara ditentukan berdasarkan panjang landasan sesuai rencana pengembangan.

Pasal 12

1. Penyelenggara bandar udara pusat penyebaran dan bandar udara bukan pusat penyebaran yang ruang udara di sekitarnya dikendalikan mengusulkan penetapan kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara kepada Menteri melalui Direktur Jenderal.

2. Penyelenggara bandar udara bukan pusat penyebaran yang ruang udara di sekitarnya tidak dikendalikan mengusulkan penetapan kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara kepada Bupati/Walikota dari Gubernur sebagai tugas dekonsentrasi.

3. Direktur Jenderal melakukan evaluasi usulan penetapan kawasan operasi penerbangan di sekitar bandar udara sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 terhadap aspek :
a. Rencana induk/rencana pengembangan bandar udara;
b. Tatanan kebandarudaraan nasional;
c. Keamanan dan keselamatan penerbangan;
d. Rencana Tata Ruang Wilayah.

4. Direktur jenderal menyampaikan hasil evaluasi sebagaimana dimaksud dalam ayat 3 kepada Menteri selambat-lambatnya 30 hari (tiga puluh) hari kerja setelah dokumen diterima secara lengkap.

5. Kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara sebagaimana dimaksud pada ayat 1, untuk tiap-tiap bandar udara ditetapkan dengan Keputusan Menteri selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah hasil evaluasi dari Direktur Jenderal diterima secara lengkap.

6. Kawasan Keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara sebagaimana dimaksud dalam ayat 2, untuk tiap-tiap bandar udara ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Walikota setempat selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja setelah dokumen diterima secara lengkap.

7. Ketentuan lebih lanjut mengenai standar, prosedur pembuatan dan persyaratan kawasan keselamatan operasi penerbangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan 2 diatur dengan Keputusan Direktur Jenderal.

Pasal 13

1. Untuk mengendalikan kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara pusat penyebaran dan bandar udara bukan pusat penyebaran yang ruang udara disekitarnya dikendalikan, setiap pendirian bangunan di kawasan keselamatan operasi penerbangan diperlukan rekomendasi dari Direktur Jenderal atau pejabat yang ditunjuk.

Untuk mengendalikan kawasan keselamatan operasi penerbangan di sekitar bandar udara bukan pusat penyebaran yang ruang udara di sekitarnya tidak dikendalikan, setiap pendirian bangunan di kawasan keselamatan operasi penerbangan diperlukan rekomendasi dari Bupati/Walikota setempat atau pejabat yang ditunjuk


2

UNTUK SIAPA  & CARA MENDAPATKAN REKOMENDASI KKOP


Yang memerlukan KKOP  adalah developer besar yang ingin membangun bangunan tinggi (lebih dari 18 lantai) dan proyeknya berada di wilayah jalur penerbangan, dan biasanya dibarengi oleh izin pelampauan KLB (karena secara hitungan bisnis, developer menginginkan bangunannya lebih tinggi dari ketentuan KLB)


Dengan disurveynya lokasi oleh pihak yang berwenang menerbitkan rekomendasi KKOP, maka tidak lama kemudian developer tersebut akan mendapatkan rekomendasi KKOP atau Surat Keterangan Ketinggian maksimal sebuah bangunan yang boleh dibangun di lokasi tersebut.

Biasanya REKOMENDASI KKOP ini diperlukan juga bagi developer yang mengajukan KREDIT KE BANK...kami dari PerizinanJakarta.com  dapat membantu Anda memperoleh rekomendasi KKOP.
Others
News
7 Juli 2014
Keluhan IMB Online
Sebagian warga Jakarta masih mengeluhkan pelaksanaan proses IMB secara online detail

7 Juli 2014
launching IMB Online
Setelah diresmikan peluncuran pelayanan IMB Online oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 12 Februari 2014, maka resmi pelayanan IMB diberlakukan dengan cara online di web DPPB Prov. DKI Jakartan yaitu www.dppb.jakarta.go.id detail

30 Oktober 2011
Duh, rumitnya mengurus IMB
Keluhan yang wajar bila tidak tahu tatalaksana IMB. Kebijakan Andalah yang memutuskan untuk mengurus IMB sendiri atau memakai jasa konsultan perizinan. detail

23 Oktober 2011
di Jakarta, 3300 bangunan akan dibongkar
Banyak bangunan di Jakarta yang tidak berizin, maka dinas P2B berusaha untuk menertibkannya... detail

» index berita

PT. CATUR BANGUN PUTRA

Jl. Rawamangun Muka Timur no. 20  ,  Jakarta Timur

telp. 021 5040 5878

email : perizinanjakarta@yahoo.com

HP : 0813 1545 6668 , 0818 463169, 0858 48834734